Marmer dan Granit: Apa Bedanya?



Marmer dan batu granit keduanya indah, bahan permukaan yang sangat dicari. Tapi masing-masing memang memiliki atributnya sendiri. Menimbang pro dan kontra sebelum memutuskan satu atau yang lain untuk proyek permukaan Anda adalah penting. Jadi, apa sebenarnya perbedaannya?


Marmer biasanya memiliki urat sedangkan granit memiliki penampilan granular yang lebih mirip bintik tetapi tidak dapat dinyatakan sebagai aturan. Berdasarkan komposisinya, batu alam memiliki dua kategori umum:


Batu silikat terutama terdiri dari silika, atau partikel seperti kuarsa. Ini cenderung sangat tahan lama dan mudah dibersihkan. Batu yang termasuk dalam kategori ini adalah granit, slate dan sandstone.


Batu berkapur terutama terbuat dari kalsium karbonat. Ini sensitif terhadap asam, termasuk produk pembersih dan makanan seperti buah jeruk, cuka, anggur, tomat, dll. Ini membutuhkan prosedur pembersihan yang berbeda dari batu silika. Jenis batu ini termasuk marmer, travertine, batu kapur, dan onyx.


Jadi mana yang harus Anda pilih? Itu semua tergantung pada estetika yang Anda sukai dan seberapa banyak perawatan yang ingin Anda lakukan.


Meskipun keduanya alami dan digali dari bumi, mereka memiliki sifat yang sangat berbeda. Perbedaan terbesar antara granit dan marmer adalah porositasnya. Pada dasarnya, marmer lebih lembut dan lebih berpori daripada granit dengan beberapa pengecualian seperti marmer dari Danby, VT. Marmer seperti Imperial Danby dari Vermont adalah salah satu jenis yang sangat padat. Granit, yang struktur kristalnya membuatnya lebih tahan terhadap abrasi, pewarnaan, dan perubahan warna, sebenarnya adalah yang terkuat dari semua batu alam.


Granit adalah batuan beku, yang berarti pernah meleleh dan terbentuk saat mendingin jauh di dalam bumi. Mineral yang terkandung dalam granit biasanya muncul sebagai bintik-bintik kecil di seluruh batu. Marmer, di sisi lain, pernah menjadi batu kapur yang berubah karena panas dan tekanan yang hebat. Proses ini mengubah struktur kristalnya dan memperkenalkan mineral lain, yang menghasilkan urat karakteristiknya.


Tips: Gunakan berbagai alat poles terbaik untuk melakukan perawatan pada granit dan marmer

Marmer dan granit keduanya keras, berat, relatif tahan panas dan hangus, dan tersedia dalam beragam warna dan pola. Karena keduanya diciptakan di alam, mungkin ada variasi warna dan pola yang drastis. Dalam kedua kasus tersebut, sampel tampilan yang Anda lihat di toko mungkin bukan representasi akurat dari pembelian Anda yang sebenarnya. (Jadi, pastikan untuk melihat lempengan Anda secara langsung, apa pun bahan yang Anda pilih.) Kedua batu dapat diwarnai oleh makanan berminyak atau sangat berwarna, jadi keduanya memerlukan penyegelan sesering mungkin (biasanya setahun sekali.) Keduanya muncul melalui proses yang rumit. reaksi di bumi yang memakan waktu jutaan tahun, membantu mereka mencapai tampilan yang sangat berbeda dari bahan buatan manusia.


Yang terpenting, baik marmer maupun granit membuat meja yang indah, backsplash, penutup dinding, penutup lantai, dan banyak lagi. Keduanya adalah batu yang unik dan dapat mewakili investasi yang sangat signifikan. Masih ada pertanyaan lebih lanjut tentang perbedaan marmer dan granit?


Baca Juga: Marmer untuk Interior


0 Response to "Marmer dan Granit: Apa Bedanya?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel